Gadis Jomblo yang Bingung

Seluk beluk gadis, wanita, dan sekitarnya

Posts Tagged ‘hamil’

Triks agar cepat hamil

Posted by Gadis Jomblo pada 20 Desember 2010

Di sekitar kita, banyak pasangan yang sudah lama menikah namun belum juga mendapat keturunan. Meski ada yang sengaja menunda kehamilan karena berbagai hal, tidak sedikit yang sudah berusaha keras namun selalu gagal karena tidak tahu strateginya. Berikut ini adalah beberapa triks yang perlu diperhatikan agar bisa cepat hamil.

1. Lakukan saat sensitivitas hidung meningkat
Ketika seorang perempuan menjadi lebih sensitif terhadap bebauan di sekitarnya, itu tandanya ia sedang ovulasi atau berada dalam masa subur. Jika ingin segera punya anak, inilah waktu yang paling tepat untuk bercinta walau mungkin pada saat itu bau badan pasangannya akan lebih menyengat.

2. Sabar, peluang hamil hanya 15 persen tiap bulan
Bisa dipahami jika perempuan begitu girang ketika dinyatakan positif hamil, karena untuk itu memang butuh perjuangan. Sebuah riset bahkan pernah membuktikan, sebagian besar perempuan di usia 30-an tahun butuh waktu 8 bulan dan 140 kali hubungan seks untuk bisa hamil dengan peluang kehamilan di setiap bulannya hanya 15 persen.

3. Gigi harus bersih untuk bisa hamil

Kesehatan gigi dan rongga mulut adalah syarat bagi para perempuan untuk bisa hamil. Bukan saja karena bau mulut dan napas yang tidak segar membuat para laki-laki malas untuk mencumbui pasangannya, namun penelitian membuktikan bahwa infeksi gusi juga dapat memicu kelahiran prematur atau kematian janin serta melemahkan sperma yang akan membuahi sel telur.

4. Nonton film porno membuat sperma lebih kuat

Percaya atau tidak, penelitian membuktikan bahwa sperma yang dihasilkan menjadi lebih kuat untuk berenang menuju sel telur setelah laki-laki menonton film porno. Uniknya tidak sembarang film porno yang bisa memberikan efek semacam itu, hanya film bertema heteroseksual dan bukan homoseksual (gay maupun lesbian).

Iklan

Posted in Keperawanan, Kewanitaan, Tips | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 5 Comments »

Remaja hamil beresiko tinggi melahirkan bayi prematur

Posted by Gadis Jomblo pada 14 Desember 2010

Menurut tim riset Irlandia, remaja berusia 14 dan 17 tahun yang hamil ditemukan kerap memiliki anak kedua berjarak sangat dekat dengan bayi pertama. Riset itu dilakukan terhadap lebih dari 50 ribu wanita di Inggris dan dipublikasikan di BMC Pregnancy and Childbirth, pekan ini.

Studi terutama menyoroti pentingnya cek medis kehamilan secara rutin. Namun, tim juga mengatakan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan mengapa kehamilan di usia remaja lebih berisiko. Studi tersebut memasukan responden wanita dengan rentang usia 14 dan 29 tahun yang melahirkan di Inggris barat laut selama periode dua tahun.

Ada 3.600 responden dalam penelitian yang berusia antara 14 dan 17 tahun, demikiang ungkap periset. Lebih dari sepertiga mereka berasal dari kawasan sosial marjinal.

Studi juga menemukan para ibu remaja juga cenderung memiliki berat badan dibawah normal. Sekitar 21 % dari mereka yang berusia 17 tahun cenderung melahirkan bayi prematur dalam kehamilan pertama. Kemudian 93 persen dari mereka cenderung memiliki bayi kedua dengan jarak sangat dekat dari bayi pertama.

Ada pula kaitan antara ibu remaja dengan bayi berbobot kurang dari normal. Menurut Ali Khashan, doktor dari Universitas College Cork, Republik Irlandia, risiko kelahiran prematur pada kehamilan ibu remaja kemungkinan berhubungan dengan “ketidakmatangan secara biologis”.

“Sehingga sangat mungkin kondisi itu meningkatkan risiko hasil kehamilan yang tidak sehat dalam kehamilan kedua. Sering kali itu berhubungan dengan bermacam faktor rumit seperti kondisi marginal dan minimnya perhatian medis serta konsultasi ke dokter,” papar Ali.

Sementara, guru besar ginekolog dan konsultan obstetri, Louise Kenny, dari Corok University Maternity Hospital, masalah yang dihadapi ibu remaja karena mereka cenderung menggampangkan layanan kesehatan terhadap kehamilan daripada ibu yang berusia lebih tua dan kerap tak melakukan cek rutin.

“Tapi tidak jelas mengapa risiko menjadi lebih besar bagi ibu remaja yang memiliki anak kedua,” ujarnya. “bisa jadi faktor risiko praeksisting meningkat akibat tuntutan fisik dan psikososial kehamilan kedua selama tahun remaja, namun sekali lagi riset lebih jauh diperlukan.

Sementara, guru besar sekaligus jurubicara Bidang Obstetri dan Ginekologi, Steva Thornton, dari Royal College, mengatakan ia mencurigai kerumitan latar belakang sosial dan alasan perilaku menjadi faktor utama penemuan. “Ada pesan jelas, bahwa lebih penting dan mendesak bagi ibu remaja hamil untuk lebih meningkatkan perhatian dan melakukan cek bila ada masalah dalam kehamilan.

Posted in Perilaku wanita | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 18 Comments »

Tanda-tanda hamil

Posted by Gadis Jomblo pada 4 Desember 2010

Jika Anda mulai mengalami beberapa gejala di bawah ini – walau tidak semua wanita hamil mengalaminya – maka anda mungkin hamil. Untuk pastinya, ya silakan pergi ke apotek membeli alat tes kehamilan. Mengambil tes kehamilan di rumah untuk mencari tahu pasti! Inilah tanda-tanda anda hamil yang saya ambil di sini.

Tanda ke-1: Bengkak payudara

Salah satu tanda-tanda awal kehamilan adalah payudara yang sensitif, cenderung sakit bila disentuh akibat meningkatnya kadar hormon. Rasanya, seperti mau haid. Ketidaknyamanan Anda akan berkurang secara signifikan setelah trimester pertama, karena tubuh Anda menyesuaikan dengan perubahan hormonal.

Tanda ke-2: Kelelahan

Merasa lelah tiba-tiba padahal tidak tengah beraktivitas yang menguras tenaga? Ya, tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan kelelahan awal kehamilan, tetapi kemungkinan meningkat pesatnya hormon progesteron yang menyumbangnya. Anda juga jadi gampang mengantuk.

Anda akan mulai merasa lebih energik setelah Anda mencapai trimester kedua kehamilan, walaupun kelelahan akan muncul kembali di akhir kehamilan. Pada fase ini, Anda juga mungkin akan mengalami gangguan tidur.  ketika Anda membawa sekitar berat badan lebih banyak dan beberapa ketidaknyamanan umum kehamilan membuatnya lebih sulit untuk mendapatkan tidur malam yang baik.

Tanda ke-3:  Perdarahan kecil

Beberapa wanita memiliki sejumlah kecil perdarahan vagina sekitar hari ke-11 atau 12 hari setelah pembuahan. Perdarahan bisa disebabkan oleh “penggalian” sel telur ke dalam lapisan darah rahim Anda – sebuah proses yang dimulai hanya enam hari setelah pembuahan – tapi tidak ada yang tahu pasti.

Perdarahan sangat ringan (muncul sebagai bercak merah atau merah muda atau coklat kemerahan) dan hanya berlangsung satu atau dua hari. (Biarkan dokter anda tahu jika anda melihat ada perdarahan atau bercak, terutama jika disertai dengan rasa sakit, karena ini bisa menjadi tanda kehamilan ektopik).

Tanda ke-4: Mual atau muntah

Jika Anda seperti kebanyakan wanita, Anda akan mengalami apa yang disebut morning sickness, yaitu rasa tak nyaman pada tubuh yang disertai mual dan muntah, umumnya pada pagi hari.

etapi beberapa perempuan mulai merasa mual lebih awal. Dan bukan hanya di pagi hari, bisa juga siang atau malam hari. Biasanya gejala ini akan selesai pada awal trimester kedua.

Tanda ke-5: Sensitivitas terhadap bau meningkat

Saat Anda hamil muda, bisa jadi sandwich atau secangkir kopi dan aroma tertentu bisa memancing rasa mual. Meskipun tidak ada yang tahu pasti, ini mungkin merupakan efek samping dari peningkatan pesatnya jumlah estrogen dalam sistem tubun Anda. Anda juga dapat menemukan bahwa makanan tertentu yang biasanya Anda nikmati dengan lahap,  tiba-tiba menjadi menjijikkan bagi  Anda.

Tanda ke-6: Perut kembung

Perubahan hormonal pada awal kehamilan dapat membuat Anda merasa kembung, mirip dengan perasaan beberapa wanita yang mengalaminya menjelang haid. Itu sebabnya pakaian Anda mungkin merasa sedikit sempit, biasanya di pinggang.

Tanda ke-7: Sering buang air kecil

Segera setelah Anda menjadi hamil, Anda mungkin menemukan diri Anda bergegas ke kamar mandi sepanjang waktu. Mengapa? Terutama karena selama kehamilan jumlah darah dan cairan lain dalam tubuh meningkat, yang kemudian diproses oleh ginjal Anda dan berakhir di kandung kemih Anda.

Gejala ini mungkin mulai sejak enam minggu dalam trimester pertama Anda dan berlanjut bahkan semakin menjadi pada kehamilan trimester akhir akibat tekanan tahim pada kandung kemih.

atau memperburuk sebagai kehamilan berlanjut dan bayi Anda tumbuh tekanannya lebih pada kandung kemih Anda.

Tanda ke-8: Telat datang bulan

Jika datang bulan Anda biasanya cukup rutin dan tiba tepat waktu, Anda mungkin akan melakukan tes kehamilan jauh sebelum Anda melihat salah satu gejala di atas. Tapi jika tidak teratur, maka singal di atas mungkin akan muncul sebelum Anda menyadari ternyata haid Anda tidak pernah datang lagi paling tidak untuk 10 bulan ke depan.

Tanda ke-9:  Suhu tubuh basal Anda tetap tinggi

Jika Anda telah mencatat suhu tubuh basal anda dan anda melihat bahwa suhu tetap tinggi selama 18 hari berturut-turut, Anda mungkin hamil.

Dan akhirnya …

Tanda ke-10: Buktikan dengan tes kehamilan

Alat tes kehamilan yang dijual di pasaran kerap  tidak cukup peka untuk mendeteksi kehamilan paling sampai sekitar seminggu setelah telat datang bulan. Jadi, jika Anda mendapatkan hasil negatif, coba lagi dalam beberapa hari.

Setelah Anda mendapatkan hasil yang positif, buatlah janji dengan dokter Anda. Dan ubahlah profil Anda menjadi “calon ibu”….

Posted in Kewanitaan, Tips | Dengan kaitkata: , , , , , | 9 Comments »