Gadis Jomblo yang Bingung

Seluk beluk gadis, wanita, dan sekitarnya

Remaja hamil beresiko tinggi melahirkan bayi prematur

Posted by Gadis Jomblo pada 14 Desember 2010

Menurut tim riset Irlandia, remaja berusia 14 dan 17 tahun yang hamil ditemukan kerap memiliki anak kedua berjarak sangat dekat dengan bayi pertama. Riset itu dilakukan terhadap lebih dari 50 ribu wanita di Inggris dan dipublikasikan di BMC Pregnancy and Childbirth, pekan ini.

Studi terutama menyoroti pentingnya cek medis kehamilan secara rutin. Namun, tim juga mengatakan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan mengapa kehamilan di usia remaja lebih berisiko. Studi tersebut memasukan responden wanita dengan rentang usia 14 dan 29 tahun yang melahirkan di Inggris barat laut selama periode dua tahun.

Ada 3.600 responden dalam penelitian yang berusia antara 14 dan 17 tahun, demikiang ungkap periset. Lebih dari sepertiga mereka berasal dari kawasan sosial marjinal.

Studi juga menemukan para ibu remaja juga cenderung memiliki berat badan dibawah normal. Sekitar 21 % dari mereka yang berusia 17 tahun cenderung melahirkan bayi prematur dalam kehamilan pertama. Kemudian 93 persen dari mereka cenderung memiliki bayi kedua dengan jarak sangat dekat dari bayi pertama.

Ada pula kaitan antara ibu remaja dengan bayi berbobot kurang dari normal. Menurut Ali Khashan, doktor dari Universitas College Cork, Republik Irlandia, risiko kelahiran prematur pada kehamilan ibu remaja kemungkinan berhubungan dengan “ketidakmatangan secara biologis”.

“Sehingga sangat mungkin kondisi itu meningkatkan risiko hasil kehamilan yang tidak sehat dalam kehamilan kedua. Sering kali itu berhubungan dengan bermacam faktor rumit seperti kondisi marginal dan minimnya perhatian medis serta konsultasi ke dokter,” papar Ali.

Sementara, guru besar ginekolog dan konsultan obstetri, Louise Kenny, dari Corok University Maternity Hospital, masalah yang dihadapi ibu remaja karena mereka cenderung menggampangkan layanan kesehatan terhadap kehamilan daripada ibu yang berusia lebih tua dan kerap tak melakukan cek rutin.

“Tapi tidak jelas mengapa risiko menjadi lebih besar bagi ibu remaja yang memiliki anak kedua,” ujarnya. “bisa jadi faktor risiko praeksisting meningkat akibat tuntutan fisik dan psikososial kehamilan kedua selama tahun remaja, namun sekali lagi riset lebih jauh diperlukan.

Sementara, guru besar sekaligus jurubicara Bidang Obstetri dan Ginekologi, Steva Thornton, dari Royal College, mengatakan ia mencurigai kerumitan latar belakang sosial dan alasan perilaku menjadi faktor utama penemuan. “Ada pesan jelas, bahwa lebih penting dan mendesak bagi ibu remaja hamil untuk lebih meningkatkan perhatian dan melakukan cek bila ada masalah dalam kehamilan.

18 Tanggapan to “Remaja hamil beresiko tinggi melahirkan bayi prematur”

  1. Ngeri yo Din, mulanya kamyu jangan cepet-cepet nikah, mengko ndak hamil.😆

  2. Sapa sing meh hamil Din?😆

  3. Pak Wandi said

    Ngati-ati Din. Uju kesusu nikah, mengko ndak hamil.😆

  4. Gapapa hamil nyang penting resmi jadi ada yang bertanggung jawab geto…, kalo belum resmi jangan macem-macem deehhh…!! Okheh

  5. Gapapa hamil nyang penting resmi jadi ada yang bertanggung jawab geto…, kalo belum resmi jangan macem-macem deehhh…!! Oke

  6. Realodix said

    Brarti umurnya harus cukup ya agar bayinya sehat..🙂

  7. Hati-hati ya, resikonya lebih mahal dari prosesnya.

  8. Mulanya ngati-atia Din. Uju gampang ngeki kesempatan ama laki-laki. Ingat, laki-laki itu:
    Diberikan kesempatan pertamax, maka dia akan minta kesempatan keduwax.
    Diberikan kesempatan keduwax, maka dia akan minta kesempatan ketigax.
    Diberikan kesempatan ketigax, diya akan minta kesempatan seluwas-luwasnya.😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: