Gadis Jomblo yang Bingung

Seluk beluk gadis, wanita, dan sekitarnya

Muslimah Belanda kesulitan mencari suami?

Posted by Gadis Jomblo pada 12 Desember 2010

Muslimah Belanda zaman sekarang semakin sulit menemukan suami yang cocok. Generasi muda muslim Belanda semakin banyak yang berpendidikan lebih tinggi dan berpikiran lebih terbuka dibandingkan dengan calon pasangan mereka. Para calon potensial ini dikatakan tidak menginginkan istri ‘modern’.

Selain itu, perjodohan semakin ketinggalan zaman. Nermin Altintas, perempuan Belanda keturunan Turki yang menjabat sebagai direktur Yayasan Yasmin mengatakan, jumlah perempuan yang memilih membujang meningkat dan jumlah perceraian atau mereka yang kecewa pada suami juga semakin tinggi.

Naoual Loiazizi dari Asosiasi Perempuan Maroko Belanda setuju. Banyak pria yang menjanjikan macam-macam sebelum menikah, seperti misalnya mengizinkan perempuan mengambil SIM dan bekerja, tapi begitu menikah, mereka berubah pikiran.

Menurut Loiazizi, menikah itu bukan masalah, tapi banyak gadis kesulitan mencari pria yang punya pandangan hidup yang sama. Ini yang membuat banyak perempuan Belanda keturunan Maroko tetap singel. Namun ada juga sejumlah perempuan yang menurunkan standar mereka setelah berusia 30 tahun, karena ingin berkeluarga.

5 Tanggapan to “Muslimah Belanda kesulitan mencari suami?”

  1. Asop said

    Hidup modern ini semakin mengubah pola pikir…😐

  2. Apike kon nyang Indonesia wae Din, kene okeh sing jomblowan lho.😆

  3. Pak Wandi said

    Mangkanya wanita jangan pada nolak hukum poligami, Din.😆

  4. javanas said

    senasib….

  5. sang said

    itu tergantung para wanita,carilah pria yang ertanggung jawab dunia akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: